Dorong Kemajuan UMKM Melalui Program Kredit Kukar Idaman
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar H Tajuddin
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat yang bermuara terwujudunya
kesejahteraan masyarakat, direalisasikan Pemkab Kukar melalui program iedikasi
Kukar Idaman, Kredit Kukar Idaman (KKI). Program ini berdampak positif untuk
masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kutai
Kartanegara.
Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar H
Tajuddin, hingga saat ini ada sekitar 530 pelaku UMKM yang mendapatkan program
KKI untuk memajukan usahanya.
"Tujuan Bupati Kukar adakan program
tersebut yakni, agar para pelaku usaha terbebas dari rentenir yang dinilai
memberatkan pelaku usaha," kata Tajudin kepada Poskotakaltimnews, di ruang
kerjanya, Selasa (1/8/2023).
Ia menyebutkan, jumlah nilai pinjaman
maksimal untuk pedagang kaki lima yakni Rp. 10 juta, untuk wirausaha baru
mencapai Rp 15 juta, sedangkan UMKM mencapai 25 juta. Dari sekitar 530 pelaku
usaha yang memanfaatkan program tersebut, untuk realisasi anggarannya telah mencapai
sekitar Rp. 8 milliar.
"Penyaluran atau realisasi dari program
KKI melaui Bankaltimtara, bagi pelaku usaha di Desa, Kelurahan, maupun
Kecamatan yang jauh dari Bank, bisa diakomodir melalui pemerintah
setempat," jelasnya.
Kata dia, sejauh ini mereka yang memanfaatkan
program tersebut tidak ada masalah, dan pelaku UMKM merasa terbantu dengan
adanya program tersebut, untuk memajukan usahanya.
Dirinya berharap, program tersebut bisa
dimanfaatkan sebaik baiknya untuk memajukan sektor usaha, dan tepat sasaran.
Untuk dapat memanfaatkan program tersebut ada syarat syarat yang harus
dipenuhi.
"Seperti calon penerima pinjaman tidak
sedang meminjam bank lain, memiliki ijin usaha, " ungkapnya.(riz/adv)